Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 20:56 WIB

Implikasi Kesehatan dari Konsumsi Gula Berlebihan

Author

Implikasi Kesehatan dari Konsumsi Gula Berlebihan

Asupan gula yang berlebihan dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan serius, termasuk diabetes dan penyakit jantung. Penyimpanan gula yang tidak tepat dalam tubuh berpotensi memicu peradangan kronis dan komplikasi sistemik.

Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan Rumah Eko Patrio di Kuningan

Dokter spesialis jantung, dr. Yislam Aljaidi, mengungkapkan bahwa konsumsi gula harus disesuaikan dengan kebutuhan energi individu. Bagi mereka yang memiliki gaya hidup pasif, asupan gula berlebih justru tidak memberikan manfaat bagi kesehatan.

Memahami Dampak Gula pada Tubuh

Ketika dikonsumsi secara berlebihan, gula disimpan sebagai cadangan energi yang bisa diubah menjadi lemak. Proses ini dapat menyebabkan kelelahan pankreas, yang berfungsi memproduksi insulin.

Dr. Yislam menjelaskan, "Nanti, reseptor tubuh itu seolah-olah kegagalan si insulinnya meregulasi gulanya." Ketika kadar gula darah tinggi terus meningkat, risiko peradangan aktif pun akan meningkat.

Peradangan kronis yang terus menerus dapat mempengaruhi pembuluh darah, berdampak tidak hanya pada jantung, tetapi juga pada organ-organ lainnya di dalam tubuh.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C yang Perkuat Daya Tahan Tubuh

Risiko Kesehatan Akibat Peradangan

Dr. Yislam menyoroti bahwa, "Gula sering bikin gagal ginjal karena peradangannya di pembuluh darah ginjal." Ini mempertegas bahwa dampak konsumsi gula berlebih dapat sangat serius.

Risiko penyakit mematikan seperti stroke dan serangan jantung juga meningkat, tergantung pada organ yang terkena dampak. Peradangan pada pembuluh darah otak bisa menyebabkan stroke, sedangkan jantung berisiko terkena serangan jantung.

Peradangan ini bersifat sistemik dan dapat menyerang berbagai organ dalam tubuh secara bersamaan, sehingga menjadi ancaman nyata bagi kesehatan.

Pentingnya Pilihan Makanan Sehat

Masyarakat disarankan untuk lebih bijak memilih makanan dan minuman manis sebagai langkah pencegahan. Dr. Yislam menekankan, "Coba di supermarket, minumannya itu kandungan gulanya ada yang 50 gram, 60 gram."

Ia juga menyarankan untuk selalu membaca label nutrisi pada produk sebelum melakukan pembelian. Memantau asupan gula dari makanan kemasan dapat membantu mencegah dampak kesehatan yang merugikan.

Dengan memilih produk berkualitas dan membatasi asupan gula, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko komplikasi.

Baca juga: Tips Ampuh untuk Mencegah Cedera Saat Berolahraga

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU