Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 13:00 WIB

Makanan yang Perlu Dihindari untuk Mengurangi Risiko Migrain

Author

Makanan yang Perlu Dihindari untuk Mengurangi Risiko Migrain

Migrain merupakan salah satu jenis sakit kepala yang dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Penghindaran terhadap makanan tertentu yang dapat memicu migrain sangat penting untuk mengurangi frekuensi dan intensitas serangan ini.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Makanan dengan Aditif Kimia

Banyak makanan olahan mengandung aditif kimia seperti pengawet dan pewarna yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya migrain. Monosodium glutamat (MSG), misalnya, sering ditemukan pada makanan Asia dan snack kemasan dan sebaiknya dikonsumsi dalam batasan untuk mencegah serangan migrain.

Selain MSG, nitrat yang terdapat dalam daging olahan seperti sosis dan bacon juga berpotensi memicu migrain. Bahan kimia ini dapat memperlebar pembuluh darah, yang mungkin berkontribusi terhadap munculnya nyeri kepala.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Makanan dan Minuman dengan Kafein

Kafein memiliki efek ganda terhadap migrain; bagi sebagian individu, dalam jumlah moderat dapat meredakan nyeri, namun, konsumsi berlebihan dapat menjadi pemicu. Oleh karena itu, minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman energi harus dikontrol dalam jumlahnya.

Penting juga untuk diperhatikan bahwa saat mengurangi konsumsi kafein secara tiba-tiba, individu dapat mengalami efek samping seperti migrain. Dengan demikian, pembatasan asupan kafein secara konsisten sangat dianjurkan.

Makanan Fermentasi dan Keju Tua

Makanan fermentasi, termasuk kimchi dan sauerkraut, serta produk susu tua berisiko memicu migrain karena kandungan tiramina. Tiramina terbentuk dari penguraian protein dan dapat mempengaruhi neurotransmitter di otak, sehingga makanan ini sebaiknya dihindari.

Keju yang sudah berumur lama, seperti cheddar dan bleu cheese, juga memiliki kadar tiramina yang tinggi. Oleh sebab itu, memilih keju yang lebih segar dan rendah tiramina merupakan langkah baik untuk mengurangi risiko migrain.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU