Jumat, 13 MARET 2026 • 16:35 WIB

Membangun Kerukunan Melalui Perayaan Agama Di Indonesia

Author

Membangun Kerukunan Melalui Perayaan Agama Di Indonesia

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat dan tokoh agama untuk memanfaatkan momentum Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah yang berseberangan tahun ini sebagai kesempatan untuk memperkuat kerukunan bangsa.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Dengan perayaan ini, diharapkan akan terbangun ruang bersama yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

Pentingnya Peran Tokoh Agama

Menteri Agama menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga kelangsungan harmoni dan perdamaian di tengah masyarakat Indonesia.

“Para tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga harmoni dan damai di tengah masyarakat. Momentum hari-hari besar keagamaan ini harus menjadi penguat persaudaraan, bukan sebaliknya,” ujar Menag dalam sebuah acara di Jakarta.

Keberadaan tokoh agama diharapkan mampu meneruskan pesan-pesan damai dan toleransi, sehingga masyarakat bisa lebih memahami dan menghargai perbedaan antarumat beragama.

Baca juga: Kecerdasan Buatan: Inovasi Baru dalam Perawatan Keguguran

Nilai-Nilai Dalam Perayaan Agama

Setiap perayaan keagamaan membawa nilai yang kedepannya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Nasaruddin menjelaskan, Nyepi memberikan pelajaran tentang refleksi dan pengendalian diri yang relevan di era modern ini. “Idul Fitri menegaskan nilai saling memaafkan dan mempererat persaudaraan,” jelasnya.

Sementara itu, Paskah mengandung pesan harapan dan kasih, yang jika disebarkan secara maksimal oleh tokoh agama, dapat mendorong masyarakat untuk lebih menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.

Seruan Persatuan Dari Pemimpin Nasional

Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya persatuan dalam masyarakat yang beragam. Ia mengatakan bahwa perbedaan adalah sebuah kenyataan yang harus dikelola dengan sikap saling menghormati.

“Perbedaan, itu bukan sesuatu yang harus mengarah kepada perpecahan. Kita perlu untuk menggalang persatuan,” kata Presiden.

Sebagai langkah lebih lanjut, Kementerian Agama mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang dijadikan panduan dalam pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadan dan merayakan Hari Raya secara serentak.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU