BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 17:34 WIB

Kemenkes Soroti Pentingnya Kesadaran Kusta di Indonesia

Kemenkes Soroti Pentingnya Kesadaran Kusta di IndonesiaKemenkes Soroti Pentingnya Kesadaran Kusta di Indonesia

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala kusta yang sering kali tidak disadari. Peringatan ini menjadi semakin relevan setelah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus kusta yang melibatkan WNI di luar negeri.

Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone dengan Baterai 15.000 mAh di 828 Global Fan Festival 2025

Dalam satu tahun terakhir, lebih dari 10 ribu kasus kusta terdeteksi di Indonesia, menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi isu kesehatan yang serius. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyatakan bahwa kesadaran masyarakat mengenai gejala kusta perlu ditingkatkan.

Gejala Khusus Kusta yang Harus Dikenali

Gejala awal kusta sering kali dianggap ringan dan terlambat terdeteksi. Aji menjelaskan, "Gejala kusta sering tidak menimbulkan rasa nyeri. Padahal, deteksi dan pengobatan dini sangat menentukan keberhasilan penyembuhan."

Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda awal kusta pada kulit, seperti bercak kulit yang mati rasa dan tampak mengilap atau bersisik. Selain itu, lepuh atau luka pada tangan dan kaki yang tidak terasa nyeri juga menjadi indikator penting yang harus diperhatikan.

Aji menambahkan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kusta, dengan banyak pasien yang baru datang ke fasilitas kesehatan setelah mengalami gangguan saraf.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C yang Perkuat Daya Tahan Tubuh

Pentingnya Pengobatan Dini dan Tuntas

Kusta adalah penyakit yang tidak mudah menular dan dapat disembuhkan secara total jika diobati sejak dini. Aji menegaskan bahwa pemerintah menyediakan pengobatan kusta secara gratis di Puskesmas.

"Kalau menemukan gejala seperti itu, jangan menunda. Segera datang ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat. Pengobatan kusta gratis dan harus dijalani sampai selesai," tegas Aji.

Kesadaran akan gejala awal sangat penting untuk mencegah komplikasi, dan peningkatan kunjungan ke fasilitas kesehatan diharapkan dapat menurunkan angka penularan secara signifikan.

Menghapus Stigma terhadap Pengidap Kusta

Kemenkes juga menyoroti pentingnya menghapus stigma yang dialami pengidap kusta. Diskriminasi menjadi penghalang dalam upaya penemuan kasus dan pengobatan yang lebih cepat.

Aji menuturkan, "Stigma dan diskriminasi justru memperburuk situasi. Kusta adalah penyakit yang bisa disembuhkan, bukan untuk ditakuti atau dijauhi."

Diharapkan, dengan meningkatnya perhatian masyarakat akibat kasus di luar negeri, kesadaran terhadap potensi bahaya kusta di dalam negeri juga akan bertambah. Ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya deteksi dini yang lebih efektif.

Baca juga: Olahraga Teratur dan Kesehatan Jantung: Pentingnya Aktivitas Fisik

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kemenkes Soroti Pentingnya Kesadaran Kusta di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!