BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 29 DESEMBER 2025 • 18:06 WIB

Dampak Pengisian Daya Penuh pada Baterai Smartphone dan Cara Merawatnya

Dampak Pengisian Daya Penuh pada Baterai Smartphone dan Cara MerawatnyaDampak Pengisian Daya Penuh pada Baterai Smartphone dan Cara Merawatnya

Kebiasaan mengisi daya ponsel hingga 100% menjadi hal umum di kalangan pengguna smartphone, namun dampaknya terhadap kesehatan baterai sering terabaikan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Teknologi Visual Terbaru untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Penting untuk memahami potensi kerusakan yang dapat disebabkan oleh pengisian berlebih agar pengguna dapat menjaga performa dan umur baterai mereka.

Dampak Mengisi Daya Berlebihan

Mengisi daya ponsel hingga 100% bisa menyebabkan kerusakan yang signifikan pada baterai. Menurut ahli, ketika baterai mencapai kapasitas penuh, pengisian yang berlanjut menimbulkan tekanan pada sel-sel baterai.

Fenomena ini dikenal sebagai 'pengisian terus-menerus', yang berpotensi mempercepat siklus pengisian berlebih. Akibatnya, kapasitas baterai akan menurun dengan cepat, meskipun pengguna tidak mengganti ponsel secara frekuensi tinggi.

Data dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa baterai lithium-ion yang sering digunakan dalam smartphone tidak ideal jika dibiarkan terisi 100% dalam waktu lama. Oleh karena itu, menjaga kapasitas baterai di kisaran 20% hingga 80% sangat disarankan untuk memperpanjang usianya.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Terbaru

Gejala Baterai yang Terlalu Banyak Diisi

Pengguna sering kali tidak menyadari gejala awal dari pengisian berlebih pada baterai. Salah satu tanda jelas adalah suhu baterai yang lebih panas dari biasanya saat digunakan.

Pengguna juga melaporkan ponsel yang sering kali restart secara tiba-tiba sebagai indikasi bahwa baterai mengalami kelebihan pengisian. Pengisian yang konstan juga dapat mengakibatkan penurunan performa yang signifikan.

Baterai yang mendapat pengisian berlebih cenderung cepat habis, sehingga pengguna mungkin merasa ponsel tidak awet meskipun digunakan dalam waktu yang singkat. Dalam beberapa kasus, terdapat laporan tentang pembengkakan pada baterai yang menjadi indikator kerusakan serius.

Cara Merawat Baterai Agar Tetap Sehat

Salah satu langkah penting untuk merawat baterai ponsel adalah dengan menghindari mengisi daya hingga 100%. Disarankan agar pengguna mencabut pengisi daya saat baterai berada di kisaran 80% hingga 90%.

Penggunaan charger yang berkualitas juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan baterai. Charger yang tidak tepat dapat mempercepat proses kerusakan sel baterai, sehingga perhatian terhadap kualitas charger sangat penting.

Selain itu, perhatian terhadap suhu saat mengisi daya tidak boleh diabaikan. Suhu ekstrem dapat mempengaruhi siklus hidup baterai secara signifikan, mengakibatkan penurunan performa dan daya tahan.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Pengisian Daya Penuh pada Baterai Smartphone dan Cara Merawatnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!