BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 13 JANUARI 2026 • 13:20 WIB

Inovasi Asus dalam Teknologi AI dan Laptop Dual Layar Menyongsong 2026

Inovasi Asus dalam Teknologi AI dan Laptop Dual Layar Menyongsong 2026Inovasi Asus dalam Teknologi AI dan Laptop Dual Layar Menyongsong 2026

Asus terus memperkuat posisinya dalam pengembangan teknologi AI dan desain laptop dual layar, seperti yang ditegaskan dalam peluncuran di CES 2026.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Sascha Krohn, Director of Technical Marketing Asus Global, menyampaikan visi perusahaan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan teknologi terbaru.

Optimalisasi AI pada Berbagai Platform

Asus berkomitmen untuk memastikan pengalaman AI yang konsisten di berbagai platform, termasuk Intel, AMD, dan Qualcomm. Sascha Krohn menyatakan fokus utama mereka adalah pada optimalisasi hardware, di mana NPU dan GPU terintegrasi memainkan peran penting dalam pengembangan perangkat.

Sascha berkomentar, "Kami fokus terutama di level hardware. NPU sudah menjadi standar dari Microsoft untuk Intel, AMD, dan Qualcomm, meski performanya berbeda-beda." Ia menambahkan bahwa pencapaian Qualcomm diperkirakan akan mencapai sekitar 80 TOPS pada tahun 2026.

Lebih lanjut, keterlibatan GPU terintegrasi dalam pemrosesan AI juga mendapat perhatian. "Integrated GPU sangat penting, bukan hanya untuk gaming, tetapi juga untuk AI," jelasnya, menunjukkan pentingnya peningkatan performa GPU di semua platform.

Asus tidak hanya mengandalkan cloud dalam pengembangan fitur AI, melainkan juga mengembangkan aplikasi seperti StoryCube dan MuseTree, yang dirancang untuk memproses data sepenuhnya di perangkat, mengurangi ketergantungan pada koneksi internet.

Laptop Dual Layar: Makin Menarik Namun Masih Niche

Meskipun kategori laptop dual layar masih terbilang niche, semakin banyak pengguna yang tertarik. Sascha mengungkapkan, "Saya tidak berpikir dual screen akan menggantikan laptop clamshell sepenuhnya, tetapi niche ini terus tumbuh."

Baca juga: Film KPop Demon Hunters Raih Kesuksesan di Netflix

Asus melaporkan peningkatan penjualan laptop dual layar dari tahun ke tahun. Sascha menambahkan, "Sejak awal kami memasarkan dual screen laptop, total penjualannya sudah mencapai sekitar satu hingga satu setengah juta unit, dengan penjualan tahunan di atas 100 ribu unit."

Namun, tantangan dalam pengembangan perangkat ini tidak kalah penting, terutama terkait manajemen panas. "OLED jauh lebih sensitif terhadap suhu. Pada perangkat dual screen, salah satu panel berada tepat di atas CPU dan GPU," ungkapnya lebih lanjut.

Untuk menghadapi isu ini, Asus menerapkan teknologi canggih seperti air gap dan penggunaan material grafit, yang membantu mendistribusikan panas secara efektif dan membagi baterai menjadi dua, meningkatkan struktur perangkat.

Masa Depan Windows on ARM dan Desain yang Fungsional

Asus juga menunjukkan perhatian serius terhadap perkembangan ekosistem Windows on ARM yang semakin matang. Sascha menekankan, "Banyak orang tidak menyadari bahwa Windows on ARM sudah mendukung AVX dan AVX2," yang meningkatkan kompatibilitas aplikasi.

Persepsi negatif terhadap Windows on ARM sering kali berasal dari pengalaman lama pengguna. "Kalau hanya untuk produktivitas harian, browsing, dan multimedia, pengalaman Windows on ARM saat ini sudah sangat baik," tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Inovasi Asus dalam Teknologi AI dan Laptop Dual Layar Menyongsong 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!