Lonjakan Unduhan Aplikasi UpScrolled Pasca Perubahan Kepemilikan TikTok di AS
Aplikasi media sosial UpScrolled mencatat lonjakan drastis dalam unduhan setelah TikTok berganti kepemilikan di Amerika Serikat. Dalam waktu hanya beberapa hari, UpScrolled mengalami sekitar 41.000 unduhan, setara sepertiga dari total unduhan sejak peluncurannya.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Ini yang Perlu Diketahui
UpScrolled didirikan pada Juli 2025 oleh Issam Hijazi, seorang insinyur dengan latar belakang dari Palestina, Yordania, dan Australia. Sebelum meluncurkan platform ini, Hijazi berpengalaman di perusahaan teknologi global seperti IBM, Oracle, dan Hitachi.
Visi dari UpScrolled adalah menciptakan ruang digital yang menawarkan kebebasan berekspresi tanpa intervensi algoritma tersembunyi. Dengan fitur yang mendukung pengguna untuk berbagi foto, video, dan teks, aplikasi ini memadukan karakteristik Instagram dan X sambil menjamin transparansi yang lebih besar bagi penggunanya.
Baca juga: Aksi Nekat Pria Berjaket Ojol Mengguncang Stasiun Cikini
Setelah TikTok berhasil menyelesaikan kesepakatan baru dengan konsorsium investor non-China pada 22 Januari 2026, penggunaan UpScrolled meningkat signifikan. TikTok beroperasi sebagai usaha patungan yang mayoritas dimiliki oleh investor Amerika, dengan ByteDance yang memegang kurang dari 20 persen saham.
Menurut laporan dari TechCrunch, tiga investor utama dalam entitas usaha patungan TikTok di AS adalah Oracle, Silver Lake, dan MGX dari Abu Dhabi, masing-masing dengan kepemilikan sekitar 15 persen. Pergeseran ini menciptakan kekhawatiran di kalangan pengguna terkait kebijakan privasi dan moderasi konten.
Pengguna yang mulai khawatir dengan kebijakan baru TikTok beralih ke platform alternatif seperti UpScrolled. Dalam pernyataan resminya, Hijazi menekankan bahwa misi UpScrolled adalah mengembalikan kendali kepada pengguna, bukan kepada korporasi besar.
UpScrolled mengklaim tidak menerapkan praktik shadowban, yang merupakan metode pembatasan jangkauan konten pengguna secara diam-diam. Transparansi algoritma dan kebijakan konten menjadi prinsip utama yang dijunjung tinggi oleh aplikasi ini.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: