Dokumen DOJ Ungkap Klaim Epstein Bertemu Tokoh Teknologi Ternama
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman Amerika Serikat kembali menghebohkan publik dengan klaim mendiang Jeffrey Epstein mengenai pertemuannya dengan nama-nama besar dari dunia teknologi, termasuk Mark Zuckerberg dan Elon Musk.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan
Klaim tersebut ditemukan dalam email yang ditujukan kepada miliarder Tom Pritzker, yang memunculkan spekulasi mengenai hubungan antara elite Silicon Valley dan Epstein.
Email bertanggal 20 Agustus 2015 menyebutkan, 'not sure yet. I had dinner with zuckerburg, mu=k, thiel hoffman, wild,' mengonfirmasi keterlibatan beberapa raksasa teknologi dalam pertemuan tersebut.
Makan malam tersebut diadakan oleh Reid Hoffman, pendiri LinkedIn, untuk menghormati ilmuwan saraf MIT, Ed Boyden, menyoroti interaksi tingkat tinggi antara para tokoh teknologi.
Baca juga: Kejadian Penjarahan Rumah Uya Kuya: Imbas Video Viral dan Permintaan Maaf yang Disampaikan
Juru bicara Meta, Ben LaBolt, menegaskan bahwa Zuckerberg hanya sekali bertemu dengan Epstein dalam konteks acara ilmiah dan tidak ada komunikasi lebih lanjut.
Elon Musk, di sisi lain, menegaskan keterasingannya dari Epstein dengan menyatakan, 'Epstein jelas seorang penjahat, dan Zuckerberg bukan teman saya.', menunjukkan upaya mereka untuk menjaga reputasi di tengah berita ini.
Dokumen yang dirilis juga memuat email terkait properti Epstein, yang menunjukkan kedekatan para tokoh tersebut setelah proses hukum yang melibatkan Epstein.
Reid Hoffman mengakui bahwa menjalin interaksi dengan Epstein setelah vonis hukumnya adalah kesalahan besar, menyerukan transparansi penuh dalam kasus ini.
Musk menekankan melalui media sosial bahwa ia tidak pernah menghadiri acara Epstein dan menyerukan penuntutan bagi siapa saja yang terlibat dalam kejahatan bersama Epstein.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Pasca Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: