BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 15:08 WIB

Mengungkap Planet-Planet di Tata Surya: Suhu Ekstrem dan Ukuran Dominan

Mengungkap Planet-Planet di Tata Surya: Suhu Ekstrem dan Ukuran DominanMengungkap Planet-Planet di Tata Surya: Suhu Ekstrem dan Ukuran Dominan

Di dalam Tata Surya terdapat delapan planet dengan karakteristik yang berbeda, terutama dalam hal suhu dan ukuran. Artikel ini membahas planet-planet tersebut secara mendalam berdasarkan data ilmiah modern.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?

Melalui teknologi canggih, kita bisa mengukur suhu planet-planet ini, sedangkan ukuran planet diperoleh dari observasi langsung menggunakan teleskop. Pemahaman ini penting untuk mengetahui lebih jauh mengenai sistem yang mengelilingi Matahari.

Planet Terpanas: Venus

Venus, yang merupakan planet kedua dari Matahari, diakui sebagai planet terpanas dalam Tata Surya. Meskipun lokasinya tidak paling dekat dengan Matahari, suhu permukaannya bisa mencapai 467 derajat Celsius karena efek rumah kaca yang ekstrem.

Atmosfer Venus terdiri dari sebagian besar karbon dioksida, disertai awan asam belerang yang memperparah pemanasan global. Walaupun Mars dan Merkurius lebih dekat, Venus tetap mempertahankan suhu yang lebih tinggi berkat kemampuan uniknya dalam menyimpan panas.

Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Nyaman dan Menyenangkan

Planet Terdingin: Neptunus dan Uranus

Neptunus dan Uranus dikenal sebagai planet terdingin di Tata Surya. Suhu terendah yang terukur di Neptunus mencapai minus 214 derajat Celsius, sementara Uranus dapat memiliki suhu hingga minus 224 derajat Celsius.

Kedua planet tersebut memiliki atmosfer yang terdiri dari hidrogen, helium, dan metana, menyebabkan warna biru yang ikonik. Ketidakmampuan mereka untuk menyimpan panas dari Matahari menjelaskan mengapa suhu mereka sangat ekstrem.

Planet Terbesar: Jupiter

Jupiter menduduki posisi sebagai planet terbesar di Tata Surya dengan diameter sekitar 139.822 kilometer. Sebagai gas raksasa, Jupiter sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium, dan dilengkapi dengan sistem cincin tipis serta lebih dari 79 bulan.

Ukuran besar Jupiter tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga berdampak signifikan pada dinamika Tata Surya. Dengan gravitasi yang kuat, Jupiter berfungsi sebagai pelindung Bumi dengan menarik asteroid dan komet, mengurangi risiko dampak objek luar angkasa yang berbahaya.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Menjaga Kebugaran di Rumah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengungkap Planet-Planet di Tata Surya: Suhu Ekstrem dan Ukuran Dominan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!