BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 17:22 WIB

Polemik Kecanduan Media Sosial: CEO Instagram Berikan Penjelasan di Pengadilan

Polemik Kecanduan Media Sosial: CEO Instagram Berikan Penjelasan di PengadilanPolemik Kecanduan Media Sosial: CEO Instagram Berikan Penjelasan di Pengadilan

Adam Mosseri, CEO Instagram, menyampaikan klarifikasi di hadapan Pengadilan Tinggi Los Angeles terkait isu penggunaan berlebihan media sosial yang dianggap merugikan, tanpa mengakui adanya kecanduan klinis.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Investasi Apple Tetap Berjalan

Sidang ini menyoroti gugatan terhadap Meta, pemilik Instagram, dengan fokus pada dampak kesehatan mental pengguna, khususnya generasi muda.

Persidangan Media Sosial di Los Angeles

Sidang di Pengadilan Tinggi Los Angeles menyelidiki gugatan terhadap Meta dan platform media sosial lainnya, termasuk YouTube dan TikTok. Penggugat menekankan bahwa desain fitur seperti 'infinite scroll' dapat berdampak negatif pada kesehatan mental pengguna muda.

Dalam keterangannya, Adam Mosseri mengidentifikasi bahwa meskipun penggunaan media sosial secara berlebihan dapat terjadi, istilah 'kecanduan' terlalu sederhana. Ia menegaskan bahwa 'kata 'terlalu banyak' relatif dan bersifat pribadi' dalam konteks penggunaan media sosial.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Pertanyaan Mengenai Tanggung Jawab

Selama sidang, pengacara penggugat, Mark Lanier, menegaskan pertanggungjawaban Mosseri atas keputusan bisnis yang dituduh merugikan pengguna, terutama anak-anak. Mosseri menyatakan bahwa perlindungan anak adalah prioritas utama, namun keberlanjutan bisnis juga perlu dipertimbangkan.

Ia mencatat bahwa 'secara umum, kami harus fokus pada perlindungan anak di bawah umur,' menunjukkan bahwa perlindungan jangka panjang juga dapat bermanfaat bagi perusahaan.

Dampak Filter Digital dan Operasi Plastik

Dalam persidangan, bukti email dari eksekutif Meta yang membahas larangan filter digital ala operasi plastik diperlihatkan. Mosseri menjelaskan bahwa keputusan untuk melarang efek tersebut didasarkan pada pertimbangan dampak kesehatan mental pengguna.

Meskipun demikian, John Hegeman, mantan eksekutif Meta, mengkritik larangan total filter digital yang dianggap dapat membatasi inovasi. Ia merekomendasikan pengembangan kerangka kerja untuk penggunaan filter yang lebih bertanggung jawab.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula yang Ingin Sehat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Polemik Kecanduan Media Sosial: CEO Instagram Berikan Penjelasan di Pengadilan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!