BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 10 MARET 2026 • 14:51 WIB

Inisiatif Insentif untuk Kendaraan Listrik: Harapan dan Tantangan

Inisiatif Insentif untuk Kendaraan Listrik: Harapan dan TantanganInisiatif Insentif untuk Kendaraan Listrik: Harapan dan Tantangan

Pemerintah Republik Indonesia tengah mempertimbangkan skema insentif untuk kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya transisi energi dalam sektor transportasi.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas

Kementerian Keuangan sedang mengkaji dampak finansial dari kebijakan ini untuk memastikan kelangsungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dampak Fiskal yang Harus Dihitung

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pihaknya masih menghitung dampak fiskal dari rencana insentif tersebut sebelum mengambil keputusan final.

Ia juga mengungkapkan, 'Saya hitung lagi. Kalau bagus, kami kasih,' yang menunjukkan kehati-hatian dalam merumuskan kebijakan fiskal.

Saat ini, APBN menghadapi berbagai tantangan, termasuk potensi kenaikan subsidi energi yang perlu dipertimbangkan dalam kebijakan mendatang.

Tekanan APBN dan Penentuan Kebijakan

Menteri Keuangan menjelaskan bahwa peluang untuk memberikan insentif kendaraan listrik tetap ada, asalkan tidak memperlebar defisit anggaran secara signifikan.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

'Bisa saja (diberikan), tapi kalau defisitnya melebar, kita harus hitung lagi,' ujarnya, menunjukkan pentingnya perhitungan yang akurat.

Hal ini mencerminkan sikap hati-hati pemerintah dalam menghadapi tekanan dari sektor-sektor lain, termasuk harga bahan bakar minyak (BBM) dan kinerja ekspor.

Usulan Insentif yang Lebih Detail

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, sebelumnya telah mengusulkan skema insentif kendaraan bermotor yang lebih terperinci dibandingkan dengan insentif pada masa pandemi.

Agus menekankan bahwa rancangan insentif ini mencakup segmen kendaraan, teknologi yang digunakan, hingga tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

'Ada spill sedikit lah, ada perbedaan. Di sini kita akan kenakan, di sini yang kita usulkan itu lebih detail,' ujarnya.

Pemerintah juga fokus pada mendorong adopsi kendaraan listrik bagi pembeli pertama sebagai strategi meningkatkan penetrasi electric vehicle (EV) di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Inisiatif Insentif untuk Kendaraan Listrik: Harapan dan Tantangan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!