urbanstory.id – Roket modern kini sudah punya kemampuan luar biasa, salah satunya adalah bisa kembali ke Bumi tanpa terjadinya ledakan. Prosesnya ternyata sangat rumit dan melibatkan berbagai teknologi mutakhir yang dirancang untuk mengatasi tantangan gravitasi dan atmosfer.
Dalam beberapa tahun terakhir, kita sering melihat berita tentang roket yang berhasil kembali dari luar angkasa. Teknologi yang digunakan untuk pendaratan ini menjadikan mereka mampu mengendalikan jalurnya dan memastikan keselamatan saat mendarat.
Teknologi Pendaratan yang Canggih
Salah satu inovasi terpenting dalam pendaratan roket adalah penggunaan pendorong yang dapat menyesuaikan daya dorong. Sistem ini memungkinkan roket untuk memperlambat kecepatan saat mendekati permukaan Bumi.
Contohnya, SpaceX menggunakan roket Falcon 9 yang dilengkapi dengan mesin Merlin. Mesin ini dapat dihidupkan kembali untuk memperlambat roket dan memberikan kesempatan bagi roket mendarat secara vertikal dengan lembut.
Menggunakan teknologi pendorong terbalik ini, roket dapat mengevaluasi kondisi saat menuju ke Bumi dan membuat penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan pendaratan yang aman.
Desain Aerodinamis
Desain aerodinamis juga memainkan peranan penting dalam proses pendaratan. Roket dirancang untuk mengurangi hambatan udara ketika memasuki atmosfer Bumi.
Bagian bawah roket sering kali dibuat lebih lebar dan berbentuk seperti sayap untuk memberikan stabilitas dan kontrol saat terbang. Desain ini membantu roket untuk mengarahkan dirinya dengan lebih baik saat terbang melalui lapisan-lapisan atmosfer.
Proses ini memastikan bahwa roket tidak hanya jatuh ke tanah, tetapi dapat dikendalikan jalurnya agar mencapai lokasi pendaratan yang tepat.
Sistem Parasut dan Pendaratan Lembut
Saat roket mendekati permukaan, beberapa sistem menggunakan parasut untuk membantu mengurangi kecepatan lebih lanjut sebelum menyentuh tanah. Parasut ini akan terbuka pada ketinggian tertentu, memberikan dorongan tambahan untuk perlambatan.
Namun, bukan semua roket menggunakan parasut. Beberapa roket seperti SpaceX Falcon 9 mengandalkan pendorong utama untuk mendarat, dan bila semua sistem berfungsi dengan baik, roket dapat turun dengan sangat lembut.
Keberhasilan pendaratan ini merupakan hasil dari banyak percobaan dan analisis yang dilakukan sebelum peluncuran, memastikan setiap aspek dari teknologi bekerja dengan baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: