Minggu, 19 OKTOBER 2025 • 11:16 WIB

Penarikan 115 Ribu Mobil Listrik BYD: Langkah Besar untuk Keselamatan Konsumen

Author

Penarikan 115 Ribu Mobil Listrik BYD: Langkah Besar untuk Keselamatan Konsumen

Produsen mobil asal China, BYD, baru-baru ini mengumumkan penarikan kembali 115 ribu unit mobil listrik karena cacat desain dan risiko keselamatan pada baterai. Penarikan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah perusahaan dan melibatkan dua model utama, yaitu Tang dan Yuan Pro.

Baca juga: Polisi Selidiki Penjarahan Rumah Eko Patrio di Kuningan

Informasi mengenai recall ini disampaikan setelah penyelidikan oleh regulator pasar China yang mencakup kendaraan yang diproduksi antara 2015 hingga 2022, demi menjaga keamanan dan kepercayaan konsumen.

Detail Penarikan Mobil Listrik BYD

Recall ini mencakup 44.535 unit model BYD Tang yang diproduksi antara Maret 2015 hingga Juli 2017. Menurut laporan, cacat desain pada beberapa komponen dapat mengakibatkan fungsi kendaraan menjadi abnormal, yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.

Selain Tang, BYD juga menarik 71.248 unit model Yuan Pro yang dihasilkan antara Februari 2021 hingga Agustus 2022. Hal ini disebabkan oleh masalah dalam instalasi baterai yang diduga berkaitan erat dengan proses produksi yang tidak memenuhi standar.

Baca juga: Kejadian Penjarahan Rumah Uya Kuya: Imbas Video Viral dan Permintaan Maaf yang Disampaikan

Riwayat Penarikan Produk BYD

Ini bukan pertama kalinya BYD mengambil langkah penarikan produk. Pada Januari 2025, mereka telah menarik 6.843 unit SUV plug-in hybrid Fangchengbao Bao 5 akibat risiko kebakaran yang terdeteksi.

Sebelumnya, pada September 2024, perusahaan ini juga melakukan penarikan hampir 97 ribu unit mobil listrik Dolphin dan Yuan Plus, disebabkan oleh cacat pada unit kontrol kemudi yang dapat memicu kebakaran. Kegiatan recall ini menunjukkan komitmen BYD dalam menjaga keselamatan dan reputasinya di mata konsumen.

Dampak Penarikan terhadap Citra BYD di Pasar

Tindakan penarikan ini dapat berdampak langsung pada citra merek BYD, terutama di waktu persaingan yang semakin ketat di pasar mobil listrik global. Kepercayaan konsumen terhadap keamanan produk sangat penting bagi kelangsungan bisnis jangka panjang.

Selain citra merek, recall ini juga berpotensi mempengaruhi penjualan dan pangsa pasar BYD, merujuk pada wilayah yang telah berinvestasi dalam produk-produk mereka. Penurunan penjualan mobil listrik BYD yang terjadi lebih dari 50 persen pada September 2025 menunjukkan bahwa perusahaan perlu merancang strategi baru untuk menjaga kepercayaan dan kesetiaan pelanggan.

Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU