Jumat, 24 OKTOBER 2025 • 13:39 WIB

Penyelidikan Kasus Pelecehan Digital di Universitas Diponegoro

Author

Penyelidikan Kasus Pelecehan Digital di Universitas Diponegoro

Polda Jawa Tengah saat ini tengah menyelidiki kasus pelecehan berbasis digital yang diduga dilakukan oleh seorang mahasiswa dari Universitas Diponegoro, Chiko Radityatama Agung Putra.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Kasus ini menarik perhatian publik setelah munculnya laporan tentang penyebaran konten pornografi yang dimanipulasi menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Proses Penyidikan yang Berlanjut

Kombes Artanto, Kabid Humas Polda Jateng, menjelaskan bahwa kasus ini telah menjadi perhatian besar dari pihak kepolisian.

"Permasalahan itu sudah menjadi atensi pimpinan dan sedang ditindaklanjuti oleh Direktorat Siber untuk proses penyelidikan," jelasnya kepada detikJateng pada Selasa (21/10/2025).

Penyidik saat ini sedang melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat, termasuk sekolah dan para korban, untuk mendalami kasus ini lebih lanjut.

"Penyidik sedang melakukan pemanggilan untuk orang-orang yang berkaitan dengan korban peristiwa itu, baik dari pihak sekolah maupun para korban," tambah Artanto.

Langkah Hati-hati dalam Penegakan Hukum

Meski identitas pelaku telah diketahui, pihak kepolisian belum melakukan penangkapan karena masih dalam proses pengumpulan bukti-bukti yang diperlukan.

Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Nyaman dan Menyenangkan

"Pada prinsipnya kan orangnya jelas, alamatnya jelas, dan kita harapkan terduga pelaku ini kooperatif dengan pihak kepolisian," ujar Artanto.

Ia menegaskan pentingnya pengumpulan barang bukti yang kuat serta memperhatikan kondisi psikologis para korban dan pelaku selama proses penyidikan.

"Penyidik punya pertimbangan-pertimbangan tertentu dalam proses ini karena berkaitan dengan masalah anak, dan penyidik pun harus hati-hati supaya ini tidak mengganggu psikologis korban maupun terhadap si pelaku tersebut," ucapnya.

Dampak Publikasi Media Sosial

Kasus ini terkuak berkat cuitan di media sosial X melalui akun dengan username @col*** yang membagikan informasi mengenai pelecehan seksual yang dialami oleh banyak korban.

"Aku di sini mau speak up tentang kasus yang lagi rame tentang pelecehan seksual," tulis akun tersebut pada Selasa (14/10/2025).

Cuitan tersebut menjelaskan bahwa pelaku diduga melakukan penyebaran konten tidak pantas setelah bertukar akun Instagram dengan mantan kekasihnya, yang menyebabkan munculnya banyak korban.

Dengan demikian, publikasi di media sosial turut berperan dalam mendorong pihak kepolisian untuk segera bertindak dalam menangani kasus serius ini.

Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta kepada Indonesia Meski Alami Insiden Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU