Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 16:02 WIB

Dampak Penggunaan Fast Charging yang Salah terhadap Kesehatan Baterai Ponsel

Author

Dampak Penggunaan Fast Charging yang Salah terhadap Kesehatan Baterai Ponsel

Teknologi fast charging semakin umum di kalangan pengguna ponsel saat ini, namun masih banyak yang kurang memahami cara penggunaannya yang benar.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Kesalahan dalam memanfaatkan fitur ini dapat berakibat serius, termasuk memperpendek usia baterai ponsel.

Risiko Menggunakan Charger Pihak Ketiga

Banyak pengguna memilih untuk menggunakan charger pihak ketiga yang kualitasnya tidak selalu terjamin, berpotensi membawa risiko pada kesehatan baterai. Charger yang tidak sesuai dengan standar teknis dapat mengirimkan arus yang terlalu tinggi.

Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah penelitian, penggunaan charger yang tidak memenuhi spesifikasi bisa menyebabkan lonjakan arus listrik, yang berisiko merusak komponen dalam baterai. "Kesalahan dalam penggunaan bisa mengakibatkan baterai menggelembung atau bahkan bocor," ungkap para peneliti.

Oleh karena itu, penggunaan charger asli atau charger yang telah disertifikasi oleh produsen ponsel sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan baterai dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone dengan Baterai 15.000 mAh di 828 Global Fan Festival 2025

Mengisi Daya Sambil Menggunakan Ponsel

Kebiasaan mengisi daya ponsel sambil melakukan aktivitas lain, seperti bermain game atau menonton video, berpotensi menambah suhu dalam perangkat. Hal ini dapat menyebabkan baterai mengalami overheating.

Studi menunjukkan bahwa temperatur ekstrem dapat mempercepat kerusakan pada sel baterai. "Panas berlebihan dapat mengurangi kemampuan baterai untuk menyimpan daya dengan efisien," tutur para peneliti.

Disarankan untuk menghentikan penggunaan ponsel saat proses pengisian daya untuk menjaga kesehatan baterai dan memastikan performa yang optimal.

Pengaruh Suhu Lingkungan terhadap Pengisian Baterai

Suhu lingkungan memiliki peran penting dalam proses pengisian baterai, baik suhu yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat berdampak negatif. Mengisi daya di lingkungan yang panas dapat menyebabkan risiko overheating yang serius.

Sebuah laporan teknis menjelaskan bahwa suhu yang ekstrem dapat merusak komponen kimia dalam baterai, sehingga kinerjanya menurun. "Suhu ekstrem bisa merusak bahan kimia dalam baterai, sehingga mengurangi performa dan daya tahan baterai," jelas laporan tersebut.

Untuk menjaga kesehatan baterai, disarankan untuk melakukan pengisian daya di ruangan yang sejuk dan selalu memperhatikan suhu sekitar.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU