Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 14:25 WIB

Gangguan Layanan YouTube: Penyebab dan Dampak di Seluruh Dunia

Author

Gangguan Layanan YouTube: Penyebab dan Dampak di Seluruh Dunia

Pada Kamis malam waktu Amerika Serikat, layanan YouTube mengalami gangguan signifikan yang menyebabkan banyak pengguna kesulitan mengakses platform tersebut.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Data dari DownDetector mencatat hampir 300 ribu laporan gangguan hingga pukul 8 pagi WIB, mempengaruhi laman utama serta sebagian kecil dari YouTube TV.

Laporan Gangguan Layanan

Dalam insiden ini, tidak hanya laman utama YouTube yang terdampak, tetapi juga fitur lainnya seperti feed langganan dan Shorts yang tidak dapat diakses baik melalui aplikasi maupun versi web.

Walaupun gangguan berlangsung meluas, beberapa fitur seperti YouTube TV dan YouTube Music masih dapat diakses, serta video yang dibuka melalui link langsung ataupun embed.

Baca juga: Pentingnya Rutin Mengonsumsi Obat Cacing untuk Kesehatan

Respon Google Terhadap Gangguan

Awalnya, Google tidak memberikan tanggapan resmi terkait gangguan ini. Namun, dalam pembaruan terakhir, mereka mengonfirmasi adanya masalah melalui forum dukungan resminya.

"Kami mengetahui beberapa dari Anda mengalami masalah saat mengakses YouTube saat ini. Tim kami sedang menyelidiki dan akan segera memberikan pembaruan," demikian pernyataan dari Google.

Penyebab dan Solusi yang Diberikan

Google menjelaskan bahwa penyebab gangguan ini adalah masalah pada sistem rekomendasi, yang menghambat kemunculan video di berbagai bagian platform YouTube, termasuk beranda, aplikasi YouTube, YouTube Music, dan YouTube Kids.

Saat ini, halaman beranda sudah mulai berfungsi kembali, tetapi pihak Google mengindikasikan bahwa timnya masih bekerja keras untuk memperbaiki dampak yang lebih luas hingga layanan pulih sepenuhnya.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula yang Ingin Sehat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU