Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 11:53 WIB

Sam Altman Menyoroti Ketidakmampuan Ide Pusat Data di Luar Angkasa

Author

Sam Altman Menyoroti Ketidakmampuan Ide Pusat Data di Luar Angkasa

CEO OpenAI, Sam Altman, mengemukakan bahwa gagasan pembangunan pusat data di luar angkasa belum layak untuk diterapkan saat ini.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR dari Kalangan Selebritas

Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan terhadap visi Elon Musk yang ingin mengembangkan infrastruktur data orbital.

Pernyataan Altman di AI Impact Summit

Dalam pidatonya di AI Impact Summit yang diadakan di New Delhi, India pada Jumat, Altman menyatakan, "Saya pribadi merasa, dengan kondisi saat ini, gagasan menempatkan data center di luar angkasa adalah sesuatu yang tidak masuk akal."

Ia menekankan bahwa kendala utama terletak pada biaya peluncuran yang jauh lebih tinggi dibandingkan pusat data di Bumi.

Selain itu, terdapat tantangan signifikan dalam pemeliharaan perangkat keras di ruang angkasa yang belum terpecahkan.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Bug Keamanan yang Berpotensi Curi Data Pengguna Apple

Biaya dan Tantangan Teknis

Sam Altman menekankan pentingnya perhitungan biaya dalam mengevaluasi kelayakan pusat data orbital, mengungkapkan bahwa biaya peluncuran dan energi di Bumi masih belum sebanding.

"Namun jika melihat perhitungan kasar antara biaya peluncuran dan biaya energi yang bisa kita hasilkan di Bumi, belum lagi soal bagaimana memperbaiki GPU yang rusak di luar angkasa... kita belum sampai pada tahap itu," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa inovasi teknologi yang signifikan dan penurunan biaya yang substansial akan diperlukan agar gagasan ini dapat terwujud.

Skeptisisme dari Pelaku Industri

Pendapat skeptis mengenai gagasan pusat data luar angkasa juga disuarakan oleh CEO Amazon Web Services, Matt Garman, yang menyatakan bahwa teknologi saat ini masih "sangat jauh" dari implementasi komersial.

Sebelumnya, Elon Musk telah mendorong ide ini sebagai bagian dari rencana bisnis SpaceX dan xAI.

Selain itu, Google juga mengumumkan proyek serupa bernama Project Suncatcher yang bertujuan mengembangkan infrastruktur data di luar angkasa pada November 2025.

Baca juga: Tips Ampuh untuk Mencegah Cedera Saat Berolahraga

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU