Warga Amerika Serikat mulai melakukan penghapusan aplikasi ChatGPT secara massal dari perangkat mereka. Lonjakan ini disebabkan oleh pengumuman kerja sama antara OpenAI dan Departemen Pertahanan AS.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas dengan Fengshui Meja Kerja
Data menunjukkan bahwa penghapusan aplikasi ChatGPT melonjak hampir empat kali lipat, dengan banyak pengguna beralih ke alternatif lain seperti Claude dari Anthropic.
Kenaikan Drastis dalam Penghapusan Aplikasi ChatGPT
Penghapusan aplikasi ChatGPT meningkat hingga 295 persen pada akhir pekan lalu, jauh di atas rata-rata bulanan yang hanya 9 persen. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan pengumuman resmi mengenai kolaborasi antara OpenAI dan Departemen Pertahanan AS, yang kini bernama Departemen Perang.
Banyak pengguna menunjukkan keprihatinan mengenai integrasi teknologi dengan aspek militer, yang mempengaruhi keputusan mereka untuk menghapus aplikasi tersebut. Data menunjukkan bahwa unduhan aplikasi alternatif, yaitu Claude, naik tajam, mencapai 51 persen dalam waktu singkat setelah pengumuman kerjasama tersebut.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta kepada Indonesia Meski Alami Insiden Penjarahan
Pergeseran Preferensi Pengguna dan Implikasi Kebijakan
Perusahaan pengembang Claude, Anthropic, menyatakan tidak akan memenuhi permintaan dari Pentagon untuk mengubah kebijakan penggunaan model AI mereka. Dalam sebuah pernyataan, CEO Anthropic, Dario Amodei, menegaskan, 'Kami tidak bisa secara nurani mengizinkan Departemen Pertahanan AS menggunakan model AI mereka tanpa pembatasan,' yang mencerminkan komitmen mereka terhadap etika.
Penolakan ini menggambarkan adanya keinginan banyak pengguna untuk aplikasi yang tidak terkait dengan kebijakan militer. Hal ini juga menciptakan kesan bahwa banyak pengguna di AS lebih memilih aplikasi yang tidak terlibat dalam pemantauan dan penggunaan teknologi militer.
Dampak Pada Pasar Aplikasi dan Strategi Pemasaran
Tren pengunduhan menunjukkan penurunan pada ChatGPT, dengan angka menurun sebesar 13 persen pada hari Sabtu, menyusul peningkatan yang tercatat sepekan sebelumnya. Ini menandakan bahwa pengguna mulai mencemaskan aspek keamanan yang berkaitan dengan aplikasi tersebut.
Claude, di sisi lain, berhasil mengamankan posisi teratas di App Store, menggeser posisi aplikasi lain yang sebelumnya mendominasi. Meningkatnya kesadaran mengenai penggunaan teknologi AI di ranah militer menjadi sinyal bagi pengembang untuk lebih transparan mengenai aplikasi mereka dan dampaknya terhadap masyarakat.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: