Apple resmi memperkenalkan iPhone 17e pada Senin, 2 Maret 2026, sebagai penerus iPhone 16e dengan sejumlah peningkatan teknis.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dua fitur utama yang menjadi sorotan adalah chip A19 dan dukungan untuk teknologi pengisian nirkabel MagSafe.
Peningkatan Chipset dan Performa
iPhone 17e dilengkapi dengan chip A19 yang terdiri dari CPU enam inti dan Neural Engine 16 inti, mirip dengan model iPhone 17.
Namun, terdapat perbedaan di sektor grafis di mana iPhone 17e hanya memiliki GPU empat inti, sementara model reguler hadir dengan GPU lima inti.
Chip A19 pada iPhone 17e merupakan versi 'binned', yang artinya beberapa inti dinonaktifkan untuk mengurangi biaya tanpa mengurangi kinerja secara signifikan untuk penggunaan sehari-hari.
Meskipun demikian, kinerja iPhone 17 standar tetap sedikit lebih unggul dalam skala performa.
Baca juga: Tindakan Kecil yang Mengungkapkan Cinta kepada Pasangan
Dukungan MagSafe dan Kecepatan Pengisian
Salah satu fitur baru pada iPhone 17e adalah dukungan untuk MagSafe yang sebelumnya tidak ada pada model 16e.
Dengan standar Qi2, MagSafe memungkinkan pengisian nirkabel yang lebih cepat dan akses ke berbagai ekosistem aksesori, meskipun kecepatannya tidak sebanding dengan model iPhone 17 lainnya.
Pengisian daya nirkabel pada iPhone 17e kini mencapai 15 watt, meningkat dari 7,5 watt pada iPhone 16e, meskipun masih di bawah kecepatan model lainnya yang dapat mencapai 25 watt.
Spesifikasi dan Fitur Lainnya
iPhone 17e hadir dalam dua varian penyimpanan: 8 GB/256 GB dan 8 GB/512 GB, menjadikannya iPhone termurah dengan harga awal 599 dolar AS.
Perangkat ini menggunakan sistem operasi iOS 26 dengan antarmuka baru dan fitur berbasis kecerdasan buatan melalui Apple Intelligence, serta dilengkapi kamera belakang 48 MP dengan mode telephoto optik 2x.
Dalam hal ketahanan, iPhone 17e mendapatkan sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu, serta dilengkapi fitur komunikasi darurat berbasis satelit.
Apple telah membuka pre-order iPhone 17e sejak awal Maret 2026, namun ketersediaan resmi di Indonesia masih belum jelas.
Baca juga: Destinasi Terbaik untuk Menyaksikan Sunset di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: